Powered By Blogger

Rabu, 23 November 2016

SMA N 3 Boyolali Berpartisipasi Dalam "Hari Pangan Sedunia"

SMA N 3 Boyolali Berpartisipasi Dalam

 "Hari Pangan Sedunia"



    











Dalam rangka memperingati hari pangan sedunia ( world food day ), yang dilaksanakan di kawasan Pemkab Boyolali pada tahun ini,  SMA NEGERI 3 BOYOLALI juga berpartisipasi dalam acara ini. Untuk mewakili undangan tersebut, SMA N 3 Boyolali mengirim kelas XI IPA 1 untuk menghadiri acara tersebut. Siswa berangkat bersama dari sekolahan menuju ke Pemkab Boyolali saat pulang sekolah.

     Di sini siswa diberi pertanyaan mengenai pengetahuan umum tentang pangan dan juga yang terkait  dengan hari pangan sedunia. Selain itu, juga ada bazar makanan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Sehingga banyak masyarrakat yang antusias mengikuti bazar - bazar tersebut, karena bazar - bazar tersebut berasal dari ujung Sumatra hingga ke ujung Papua. Dalam bazar ini, terdapat banyak sekali hal yang menarik yang tentu saja tidak dapat dilewatkan.Di bazar ini juga, kita dapat mengetahui berbagai ciri khas dari masing - masing daerah di Indonesia.

OSIS SMA N 3 Boyolali

OSIS SMA N 3 Boyolali


   Menjadi organisasi tertinggi kedua setelah MPK disekolah menjadi tantangan tersendiri bagi anggotanya. OSIS merupakan singkatan dari Organisasi Siswa Intra Sekolah. OSIS SMA N 3 Boyolali di bina oleh Bapak Safaudin. OSIS adalah organisasi yang menyelenggarakan event di sekolah. Dari mulai MOPDB, acara HUT sekolah, pemilihan ketua OSIS, dan lain-lain.

  Adapun program kerja berdasarkan pada program kerja setiap sekbidnya. Misalnya saja yang berhubungan dengan Palang Merah Remaja ( PMR.) yaitu ada donor darah setiap 3 bulan sekali, bakti sosial setiap satu tahun sekali, lomba yang diadakan dari sekolah, dan masih banyak lagi.

   Itu adalah sebagian kecil tugas dari OSIS selebihnya masih banyak lagi. Untuk lebih detailnya lagi, ayo segera bergabung dengan OSIS SMA N 3 Boyolali.

Duta Seni dari SMA Negeri 3 Boyolali

Duta Seni dari SMA Negeri 3 Boyolali

Image result for logo sma 3 byl
 Sekedar informasi. Pada tahun 2015 Dua orang dari SMA Negeri 3 Boyolali terpilih menjadi duta seni untuk dikirim ke Eropa.
 Kak Ayang dan Kak Chintya. Setelah lebih dari seminggu mereka dan duta seni terpilih dari sekolah lain berada di Eropa mereka kembali dengan selamat. Alhamdulillah. Lalu pada 28 Oktober 2016 lalu, mereka diundang lagi untuk pergi ke Istana Negara di Jakarta. Mereka sangat beruntung memiliki bakat luar biasa seperti itu.

PERSIKKA

PERSIKKA


Image result for logo kristen

PERSEKUTUAN SISWA KRISTEN KHATOLIK ini adalah perkumpulan siswa siswi Kristen dan Khatolik yang ada di SMA N 3 Boyolali. PERSIKKA juga tidak kalah dengan organisasi lain. Walaupun anggotanya tidak sebanyak organisasi lain, tetapi PERSIKKA juga mengadakan banyak acara lhoo...seperti merayakan Paskan di luar kota, liburan natal, dan acara acara yang berkaitan dngan hari besar.

SEJARAH SMA N 3 BOYOLALI

SEJARAH SMA N 3 BOYOLALI

Image result for sma 3 boyolali

Dalam rangka alih fungsi SPG / SGO menjadi SMTA sesuai dengan Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan No. 178/C/Kep/1989 Tentang Pedoman Pelaksanaan Alih Fungsi Sekolah Pendidikan Guru dan Sekolah Guru Olah Raga menjadi Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Lainnya. Maka pada Tahun 1988 SPG / SGO alih fungsi menjadi SMA Negeri 3 Boyolali yang terdiri dari 4 kelas siswa, karena uantuk kelas II, III masih siswa-siswi SPG. Kemudian pada Tahun Pelajaran 1989 / 1990 menerima 6 Kelas, Sehingga jumlah kelas saat itu ada 10 kelas. Pada waktu itu SPG / SGO beralamat di Jl. Pandanaran No. 169 Boyolali, kemudian pada Tahun 1989 pindah menempati Gedung Yang Baru yang beralamat Jl. Perintis Kemerdekaan ( 0276) 324586, ( 57316 ) Pulisen, Boyolali sampai sekarang



Jumat, 18 November 2016





Salam Pramuka!! Dari SD, SMP, sampai SMA pasti kalian selalu mengikuti ekstrakulikuler satu ini. Ya betul, PRAMUKA. Di SMA Negeri 3 Boyolali ini juga ada Ambalannya loh kawan, namanya GAJAH MADA - DEWI SARTIKA. Kakak-kakak DA selalu mengadakan latihan rutin pada hari Jum'at untuk adik-adik kelas 10. Buat kalian yang suka main kode-kodean pasti kalian cocok banget kalo ikutan Pramuka ini, soalnya nanti kita akan diajari tentang macam-macam sandi. Tapi nggak cuma sandi aja, masih banyak yang lainnya. Kadang juga ada sesi games nya looh. Seruuuu banget!! Nggak cuma itu, DA SMA Negrei 3 Boyolali juga kerap kali mengikuti lomba-lomba loh, sering kali mereka menang.. Waaaw.. Pramuka Good..!!!



















Rabu, 16 November 2016


SMA N 3 BOYOLALI BERHASIL RAIH
PENGHARGAAN
ADIWIYATA MANDIRI





Joglosemar | Ario Bhawono PENGHARGAAN ADIWIYATA--Tahun ini SMAN 3 Boyolali kembali meraih penghargaan Adiwiyata yang diterimakan oleh Menteri LH dan Kehutanan pekan kemarin di Riau. Foto Senin (25/7).

BOYOLALI-SMAN 3 Boyolali berhasil meraih Penghargaan Adiwiyata Mandiri tahun ini. Penghargaan bergengsi tersebut diterima kepala sekolah, Khaerul Anwar dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya, Jumat (22/7) lalu.
Penyerahan penghargaan dilakukan di Lapangan Depan Istana Siak, Kabupaten Siak, Riau, bersamaan dengan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Menurut Khaerul, Penghargaan Adiwiyata Mandiri menjadi prestasi bagi sekolahnya, setelah meraih penghargaan Adiwiyata Nasional Tahun 2013 lalu.
Penghargaan itu sekaligus membawa konsekuensi tidak ringan bagi sekolah. Salah satunya untuk mempertahankan penghargaan, sekaligus aplikasi dalam keseharian.
“Bukan sekedar penghargaan, tetap menjadi tanggung jawab kami ke depan untuk mempertahankannya,” ungkap Khaerul, Senin (25/7/2016).
Pihak sekolah pun terus berupaya agar seluruh warga sekolah benar- benar menerapkan konsep school green. Antara lain, melakukan penghematan pemakaian listrik, air dan peralatan kantor.
“Semua dilakukan mulai dari hal-hal yang sifatnya sederhana,” jelasnya.
Misalnya, kantin sekolah dilarang menjual minuman dalam kemasan. Sebagai gantinya, sekolah menyediakan air minum gratis bagi seluruh warga sekolah.
Dengan cara tersebut maka para siswa pun diminta membawa gelas atau alat minum untuk mengambil air tersebut.
Diakui Khaerul, untuk meraih penghargaan itu bukanlah hal mudah. Terlebih hal itu berkaitan dengan budaya serta perilaku masyarakat, khususnya warga sekolah.
Sementara untuk menumbuhkan rasa cinta kebersihan, sekolah juga mendorong siswa selalu mengambil sampah dan membuang pada tempat yang sudah disediakan.
“Kami juga melakukan gerakan penghijauan, agar lingkungan sekolah bisa asri dan sejuk. Gerakan menanam pohon ini melibatkan siswa maupun para guru. Tak hanya menanam tetapi juga memeliharanya,” imbaunya